Showing posts with label potret wanita. Show all posts
Showing posts with label potret wanita. Show all posts

16.4.13

women leader

  No comments    
categories: 
kepemimpinan yang dikuasai oleh seorang wanita pada akhirnya melahirkan opini-opini publik. banyak sekali anggapan bahwa wanita tak layak menjadi pemimpin. tidak sedikit orang menghubungkan masalah ini kedalam ajaran agama, bahwa jika wanita memimpin hanya membawa kemudhorotan. dalam sejarah panjang budaya hidup manusia pun, memang seorang pria lah yang banyak menjadi pemimpin, dan hanya sedikit wanita yang mampu membagi tugas  dalam perannya terhadap keluarga maupun karir. 

hal lain kemudian dihubungkan dengan beberapa hasil penelitian yang menyatakan bahwa "pria lebih berlogika, wanita lebih berperasaan". penelitian tersebut mengacu kepada sistem kerja otak manusia yang menerangkan tentang cara berpikir pria dan wanita dalam bertindak, pria lebih banyak menggunakan "grey matter" yang berfungsi sebagai pusat pengalisis informasi, sedangkan wanita lebih banyak menggunakan "white matter" yang berfungsi untuk menghubungkan pusat-pusat informasi/analisis.  ditemukan pula 4x kecenderungan wanita menggunakan lobus hemisfer kanan dalam berfikir dibandingkan pria ( teknik neuroimaging, Richard Haier, The University of California dan beberapa koleganya dari University of New Mexico). 

menurut Dr Herbert, "secara sederhana kita dapat memastikan bahwa memimpin tentu membutuhkan kognitif atau logika untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang ada, baik dalam pemerintahan, dunia pekerjaan termasuk bisnis, sampai ke rumah tangga sekalipun". menurut saya masalah kepemimpinan tidak terkait dalam masalah budaya dan agama. seorang pemimpin dapat dikatakan pemimpin apa bila ia memenuhi nilai intelektulitas dan kapabilitas tanpa melihat gender.

perkembangan zaman emansipasi antara pria dan wanita saat ini semakin menunjukkan perubahan yang signifikan. Wanita zaman sekarang mulai mendapatkan pengakuan dalam bidang politik bahkan tidak sedikit diantaranya yang mampu memimpin negerinya. Misalnya saja Golda Meir, Indira Gandhi dan Margaret Thatcher. Mereka adalah 3 tokoh wanita yang membawa negerinya berperang dengan negara lain. 3 tokoh wanita ini menjadi suatu pembuktian dalam perkembangan emansipasi didunia barat maupun timur. Lalu, siapakah mereka?

# Golda  Meir
 wanita yang dilahirkan pada tanggal 8 Mei 1898 ini bernama lengkap Golda Mabovitch, ia dilahirkan di Kiev, Rusia.Golda dan keluarganya kemudian emigrasi ke Amerika Serikat tahun 1906. Masa muda Golda sudah dipenuhi dengan kegiatan gerakan pemuda, ia dan gerakan pemudanya adalah kelompok yang membela Zionisme sosialis. Setelah lulus dari Milwaukee State Normal School ia resmi bergabung dengan organisasi buruh Zionis pada tahun  1915. Setelah menikah dengan Morris, pasangan ini pun emigrasi ke tanah Palestina. Tidak lama di Palestina, Golda mewakili federasi kaum buruh untuk wilayah Histadrut dan terpilih sebagai sekretaris dewan buruh wanita. Saat itu histadrut adalah sebuah pemerintahan bayangan untuk terbentuknya Israel.

Pada tanggal 14 Mei 1948, Golda adalah salah satu dari 24 orang yang menandatangani "Deklarasai Pembentukan Negara Israel". Dari tahun 1948-1956 Golda menjadi Menteri Perburuhan Israel, yang kemudian menjadi Menteri Luar Negeri dibawah Perdana Menteri David Ben-Gurion tahun 1956. pada saat inilah Golda kemudian meng-ibranikan namanya, Golda memilih nama "Meir" yang berarti bersinar. Sejak  saat itu ia dikenal sebagai Golda Meir. Pada tahun 1969 Golda Meir terpilih untuk menjadi Perdana Menteri Israel, pada masa ini lah ia memipin negaranya untuk  berperang melawan negara lain (Suriah, Mesir dan Libya) dalam "Perang Yom Kippur" tahun 1973. Sebutan bagi Golda Meir atas sikapnya ini adalah "iron lady".






# Indira Gandhi
Indira Priyadarshini Gandhi, lahir di Alahabad, India pada tanggal 19 November 1917.Indira adalah anak dari Perdana Menteri pertama India, Jawaharlal Nehru. Nama belakang Gandhi ia dapatkan setelah menikah dengan Feroza Gandhi. Indira gandhi mengawali karir nya dibidang politik sejak tahun 1959, ia terpilih sebagai presiden Dewan Eksekutif Partai Kongres, kemudian pada tahun 1966 ia terpilih menjadi Perdana Menteri India. Pada masa ia menjabat sebagai Perdana Menteri India banyak perubahan yang telah dibawa oleh Indira Gandhi, salah satu contohnya adalah "Revolusi Hijau" yang bertujuan untuk mengurangi jumlah kemiskinan dan kelaparan di India.

Indira Gandhi adalah salah satu pendukung Pakistan Timur yang ingin memerdekakan dirinya dari Pakistan barat (saat ini disebut pakistan) dalam kasus perpecahan Pakistan Timur. Akibat tindakan Indira gandhi tersebut banyak warga Pakistan Timur yang mengungsi ke wilayah India untuk mendapatkan perlindungan, sikap India yang menampung jutaan pengungsi tersebut membuat Pakistan marah, sehingga Pakistan melakukan penyerangan udara ke pangkalan militer India. Serangan Pakistan tersebut adalah suatu bentuk pernyataan perang, Indira Gandhi pun kemudian mengumumkan pernyataan perang melawan Pakistan. Perang yang berlangsung selama 14 hari tersebut dimenangkan oleh India, hasil dari perang tersebut adalah lahirnya negara Bangladesh yang awalnya merupakan bagian dari Pakistan Timur.



#Margaret Thatcher
Margaret Hilda Thatcher dilahirkan di Grantham, Lincolnshire, Inggris pada tanggal 13 Oktober 1925. ia adalah wanita pertama yang menjabat sebagai perdana menteri Inggris dengan masa jabatan terpanjang yaitu dari tahun 1979-1991. Nama Thatcher ia dapat setelah menikah dengan Denis Thatcher. Selama ia menjabat sebagai Perdana menteri Inggris, Margaret sangat menentang dengan adanya kaum Komunis, oleh karena ia mendapat julukan sebagai "iron lady" setelah Golda Meir. Julukan tersebut pertama kali dinyatakan oleh media Rusia.  


Ketertarikan Margaret Thatcher terhadap dunia politik ternyata sudah ada sejak ia masih dibangku kuliah. Setelah lulus, ia kemudian bergabung dalam sebuah organisasi konservatif lokal. Pada tahun 1951 Margaret terpilih menjadi anggota Parta Konservatif. Partai Konservatif kemudian memenangkan pemilu pada tahun 1979, yang memilih Margaret Thatcher sebagai Perdana Menteri Inggris. Selama ia menjabat sebagai Pedana Menteri ia menerapkan kebijakan-kebijakan konservatif yang kemudian dikenal dengan sebutan "Thatcherisme". Pada tahun 1982 Perang dipulau Falkland pun pecah. Perang ini disebabkan karena Argentina melakukan Invasi ke pulau tersebut. Inggris pun tidak tinggal diam, pihak Inggris mengumpulkan kekuatan militernya kemudian melancarkan perang yang berlangsung selama 2 bulan tersebut (2 April 1982-24 Juni1982). perang tersebut dimenangkan oleh pihak Inggris, dengan mundurnya armada militer Argentina.





5.4.13

Wanita ku Indonesia ku

  No comments    
categories: 
Secara biologis memang wanita dan pria tidak sama, akan tetapi keduanya memiliki hak sama untuk berkembang. Namun, dalam perkembangannya baik di negara maju ataupun berkembang, wanita selalu menempati posisi kedua dalam kehidupan masyarakat. Posisi ini menyulitkan wanita dalam memiliki hak yang sama dengan pria, baik dalam bidang pendidikan, karir, sosial dsb. Pembagian kerja berdasarkan seksual itu berlangsung sejak zaman pra-sejarah tepatnya zaman paleolitikum. Menurut Gough, seorang antropolog, pada waktu itu telah berbentuk keluarga. Wanita dan anak-anak tidak ikut berburu dan mereka tinggal ditempat kediamannya, mencari dan mengumpulkan makanan dari tempat yang tidakberjauhan. Hidup mereka sedikit banyak tergantung pada laki-laki pemburu yang datang dengan membawa basil buruannya yang kaya protein (Reiter, 1975)

Hal ini berlaku secara universal dan melewati kurun waktu antara zaman pra-sejarah,  zaman kuna melewati zaman abad pertengahan, zaman kapitalisme-merkantilisme sampai pada masyarakat industrial. Walaupun kita hidup dalam era modern tetapi kehidupan wanita masih tetap diseputaran rumah tangga. Marshall, peneliti status dan peran wanita di Skotlandia, membagi wanita menjadi dua bagian, yang pertama yaitu The Passive Women  yang belangsung cukup lama dan berakhir tahun 1830, yang kedua The Active Women  yang berlangsung setelah tahun 1830 ( Marshall,  1983). Pembagian Marshall ini dengan catatan bahwa awal dari priode The Active Women disetiap negara tidak sama. Pada priode The Passive Women, kehidupan wanita hanya disekitar kehidupan rumah tangga saja. Seolah-olah kehidupan wanita hanya diisi oleh kehidupan rumah tangga, tanpa sempat memiliki cita-cita. Pernikahan mereka pun diatur oleh keluarga, terutama oleh ayahnya, dan setelah menikah kesibukkan mereka adala pekerjaan rumah tangga.

Seperti yang telah disebutkan diatas, masa The Active Women disetiap negara, berlangsung secara berbeda, di Indonesia masa transisi dari masa The Passive Women telah berlangsung sejak zaman penjajahan belanda, mereka mandarmabaktikan dirinya melalui organisasi sosial. Pergerakan wanita ini mendorong kuat untuk terjadinya perubahan mengenai kehidupan wanita disegala bidang. Salah sati contoh tokoh pejuang feminis pada masa itu ialah R.A Kartini. Kartini memperjuangkan haknya sebagai wanita untuk mendapatkan pendidikan sama halnya seperti pria. Pendidikan terhadap wanita ini berorientasi pada kecerdasan setiap individual dan mengangkat martabat kaum Wanita sehingga sejajar dengan kaum Pria.

Di Indonesia telah banyak tokoh pejuang wanita yang pada hakikatnya tidak hanya memperjuangkan kehormatannya sebagai seorang Wanita, tetapi juga sebagai bangsa Indonesia. Misalnya saja Tjut nyak dien, Tjoet nyak Moetia, Martha christina tiahahu dll. Tahun 1978,ada tahun yang sangat penting dalam perkembangan wanita di Indonesia. Pada masa ini secara tegas peranan dan status wanita Indonesia mendapatkan pengakuan konstitusional dalam GBHN dan pemerintah meletakan suatu perlengkapan nasional yang bertanggung jawab meningkatkan peranan wanita dalam pembangunan dengan titik pusat Menteri Muda Urusan Peranan Wanita yang kemudian berganti nama menjadi Menteri Negara Urusan Wanita ditahun 1983.

Dalam perkembangannya semakin banyak wanita aktif dalam negara kita ini, bahkan negara kita pernah dipimpin oleh seorang wanita yaitu ibu Megawati Soekaro Putri. Wanita sebagai pemimpin masa dengan dapat ditanggapi dengan hal positif tanpa melepas perannya sebagai ibu rumah tangga. Sesuai dengan ketentuan GBHN tahun 1988 yaitu, wanita berperan dalam mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat, sejahtera dan bahagia, termasuk pengembangan generasi muda, anak dan remaja dalam rangka pembangunan masyarakat yang seutuhnya.






27.3.13

Kedudukan Wanita dalam Kehidupan Masyarakat China (part3)

  1 comment    
categories: ,



        Wanita China Masa Kini.

            Setelah kematian Mao kepemimpinan baru mulai mengambil alih dan beberapa dunia lama mulai diperkenalkan kembali kedalam budaya China. Setelah negara China membuka pintunya untuk dunia barat, kenyamanan modern mulai muncul dari waktu ke waktu, hal ini memudahkan para wanita China untuk membuat hidup mereka lebih mudah dan mendapatkan pendidikan serta pekerjaan yang layak dalam hidup masyarakat. Dalam penyeledikan ekstensif antara karyawan wanita di Shanghai (1940), terungkap sebuah pernyataan bahwa,"keluhan atas upah yang tidak memadai sangat langka, tapi keluhan ketidaknyamanan mental dan emosional, sangat umum terjadi", penjelasan ini menyatakan bahwa penderitaan yang terjadi dalam kehidupan wanita China zaman dulu seperti, kawin paksa, tirani ibu mertua, dijual keperbudakan oleh orang tua, kelaparan, jauh lebih menyiksa daripada kehidupan wanita pekerja pada saat ini.

            Perubahan sosial yang dibawa oleh revolusi, perang dan pergolakan tidak menghilangkan banyak kerakteristik Konfusianisme yang terjadi dalam masyarakat, hal ini memperlambat penyetaraan gender antara wanita dan laki-laki. Bagaimanapun juga sosial dan politik kemandirian ekonomi wanita di China telah mengalami proses perubahan yang panjang. Dalam studi penelitian tentang penyerataan gender yang dilakukan pada tahun 2006 82,4% wanita mengatakan “yakin tentang kemampuan mereka”. Sebagian besar reaksi dari wanita China ini membuktikan bahwa wanita China siap untuk menghadapi perjuangan untuk penyetaraan gender dan menghadapi era globalisasi saat ini.

            Pada masa kini wanita menikmati status hukum yang sama dengan laki-laki, sekarang sistem hukum yang komprehensif telah ada untuk melindungi hak dan kepentingan wanita, dan mempromosikan kesetaraan seksual. Konstitusi dari Republik Rakyat China dengan jelas menyatakan “wanita menikmati hak yang sama dengan laki-laki dalam semua bidang kehidupan, politik, ekonomi, budaya dan sosial, termasuk kehidupan keluarga. Negara melindungi hak dan kepentingan wanita, menerapkan prinsip upah yang sama untuk pekerjaan yang sama untuk laki-laki dan wanita. Melarang Penganiayaan anak-anak perempuan oleh orang tua mereka (foot binding , dijual keperbudakan dsb)”. Undang-undang Republik Rakyat China tentang Perlindungan Hak dan Kepentingan Wanita diumumkan pada tahun 1992, hal ini membuat peningkatan terus menerus terhadap populasi pekerja wanita di China.

            Perubahan yang baru ada dalam  peratuan pemerintahan Republik Rakyat China ini telah membawa perkembangan yang pesat bagi status wanita China dalam masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, ilmu pengetahuan teknologi, budaya, olahraga, dan kesehatan masyarakat. Hal ini tidak mengurangi adanya kemiskinan  dalam keluarga China bahkan tidak sedikit dari wanita yang telah menikah berperan ganda dengan menjadi ibu dan pekerja demi membantu suami dalam perekonomian keluarga.


            Kesimpulan

               
        Pada kenyataannya wanita China juga ikut berperan dalam proses revolusi keluarga dan negara China, hal ini bahkan sudah ada sejak zaman sejarah China, hanya saja tidak didokumetasikan secara lengkap. Wanita China selalu dianggap kurang berkontribusi dalam perkembangan masyarakat dan negara China, dikarenakan laki-laki memegang peranan penting dalam kedudukan keluarga, masyarakat dan negara. Hal yang selama ini selalu digambarkan adalah tentang kekurangan dan kelemahan wanita saja, tanpa disadari wanita juga memiliki peranan penting dalam pembentukkan sejarah dan revolusi di China.

      Hingga pada saat Republik Rakyat China menghapuskan sistem feodal yaitu mengikat perempuan dalam perbudakan dengan membuat penyerataan hak yang sama dengan laki-laki dalam bidang politik, ekonomi, sosial, pendidikan dan budaya, membuat wanita China bebas memilih dan mengambil suatu keputusan yang penting dalam hidupnya. Wanita China membuktikan bahwa mereka juga dapat berkontribusi dengan baik demi perkembangan bangsa dan negara China, melalui organisasi atau asosiasi aktif dalam masyarakat, perkembangan ekonomi dan politik.



21.3.13

Kedudukan Wanita dalam Kehidupan Masyarakat China (part 2)

  1 comment    
categories: ,


Gerakkan Wanita China dalam Penyetaraan Gender.

Asal mula gerakkan wanita China dalam penyetaraan gender adalah pada saat zaman komunis dimulai. Adanya pengaruh barat dalam proses perubahan sistem pemerintahan feodal ke sistem pemerintahan republik, telah menjadi suatu landasan penting bagi wanita China dalam penyetaraan gender. Ketika Mao berkuasa, salah satu keyakinan Mao yang paling menonjol adalah untuk menilai bagaimana suatu bangsa yang adil, dengan melihat cara yang adil itu adalah untuk wanita. Melalui cara ini Mao berhasil menghilangkan perbedaan antara laki-laki dan wanita. Mulai saat itu tidak sedikit wanita China yang mulai belajar disekolah, sama-sama memegang buku merah, bahkan sampai kedalam dunia politik.

Perubahan posisi wanita China dikehidupan masyarakat dan keluarga dalam zaman sejarah dan revolusi di China telah menjadi suatu pengalaman dasar yang membangkitkan perjuangan wanita China untuk maju dalam penyetaraan gender atau emansipasi bagi wanita China. Semua wanita China baik para pekerja, petani, dan mahasiswa semua bahu membahu berjuang untuk penyetaraan gender. Mereka berjuang untuk mendapatkan hak suara dalam peranan wanita didalam masyarakat dan keluarga.

Pada masa pemerintahan Mao (1945-1976), pemerintah berhasil mengurangi jumlah wanita yang buta aksara, bahkan pada masa itu wanita China mulai diperkejakkan dalam kegiatan ekonomi dan pilitik. Dengan adanya kelompok-kelompok aktivis wanita China, telah banyak membantu bagi wanita China untuk mendapatkan kebebasan berusaha, pendidikan, dalam masyarakat China selama revolusi berlangsung. Salah satu organisasi wanita yang terkenal di China adalah Assosiation China Women Federation (ACWF).

ACWF pertama didirikan pada tanggal 3 april 1945, yang bertujuan untuk melindungi hak-hak wanita dan kepentingan wanita dalam mempromosikan penyetaraan gender antara laki-laki dan wanita. ACWF ini didirikan oleh Partai Komunis China (PKC) pada masa pemerintahan Mao, untuk memobilisasi wanita dalam pembangunan ekonomi dan reformasi sosial. Mao telah banyak membantu dalam perjuangan wanita untuk penyetaraan gender, misalnya, membantu meningkatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan wanita. Tidak sedikit yang berpendapat salah satu langkah Mao dalam penyetaraan gender wanita adalah langkah untuk melwana Partai Nasionalis pada saat itu. Namun pada kenyataanya peningkatan status terus berlangsung, hingga saat ini wanita China bebas memilih pekerjaan dan karir mereka.

Meskipun telah ada emansipasi dalam status wanita China, tapi sifat diskriminasi dalam masyarakat telah membudaya dalam masyarakat China. Masih terdapat beberapa kesenjangan sosial antara laki-laki dan wanita terutama didaerah pedesaan. Dalam bidang pendidikan pun wanita China yang hidup diderah pedesaan banyak sekali halangan yang menghambat mereka untuk bersekolah, hal ini menjadi salah satu faktor yang memperlambat pemberantasan buta aksara pada wanita China oleh kebijakan Mao.

ACWF sendiri memiliki beberapa tugas dalam pelaksanaanya yaitu;

  1. Untuk menyatukan dan memobilisasi perempuan agar terlibat dalam reformasi China dan membuka program, dalam modernisasi sosialis negeri dan memajukan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial.
  2.  Untuk mendidik dan menawarkan bimbingan pada para perempuan untuk memperkuat semangat harga diri, kepercayaan diri, kemandirian dan self-perbaikan, untuk meningkatkan keterampilan teknis dan profesional dan untuk meningkatkan kompetensi mereka secara keseluruhan. 
  3. Untuk mewakili kaum perempuan dalam partisipasi dalam manajemen, pengambilan keputusan-demokratis dan pengawasan urusan negara dan masyarakat, dan dalam perumusan undang-undang, dekrit, peraturan dan kebijakan tentang perempuan dan anak, untuk mempromosikan pelaksanaan program nasional pada wanita dan anak-anak pembangunan, dan untuk melindungi hak hukum dan kepentingan mereka.
  4. Untuk memberikan layanan kepada perempuan dan anak dengan memperkuat koordinasi dengan semua sektor masyarakat dan mendesak mereka untuk bekerja demi kepentingan terbaik perempuan dan anak.
  5. Untuk mengkonsolidasikan persatuan di antara perempuan dari segala bangsa di China, untuk mengembangkan hubungan persahabatan dengan perempuan dan organisasi perempuan di Hong Kong Daerah Administratif Khusus, Daerah Administratif Khusus Macao, Taiwan dan dengan perempuan Tionghoa diluar negeri dan untuk mempromosikan penyebab besar reunifikasi China. Untuk aktif mengembangkan pertukaran ramah dengan perempuan dan organisasi-organisasi perempuan dari negara-negara lain untuk meningkatkan pemahaman yang lebih baik, persahabatan dan kerjasama, dan untuk menjaga perdamaian dunia.


Organisasi kekuasaan tertinggi ACWF adalah Kongres Nasional Perempuan Cina. Hal ini diselenggarakan setiap lima tahun sekali untuk membicarakan dan memutuskan pedoman, tugas dan isu-isu utama, kajian gerakan perempuan nasional dan mendukung laporan kerja Komite Eksekutif ACWF, mengamandemen konstitusi ACWF dan memilih Komite Eksekutif ACWF. Sampai saat ini ada beberapa organisasi wanita China yang ikut membantu misi dari ACWF yaitu;
·         Komite Nasional Asosiasi Perempuan Muda Kristen China.

Didirikan pada tahun 1923, Komite Nasional YWCAS China adalah layanan publik dalam semangat Kristus, yang bertujuan untuk mempromosikan moral, intelektual, fisik dan sosial pengembangan perempuan, memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan membawa manfaat bagi orang.


  •   Komite Perempuan Berbakat China

 Didirikan pada bulan Juni 1963, Komite Perempuan Berbakat China terdiri dari orang-orang dalam berbagai kalangan dirumah dan diluar negeri yang memiliki kemampuan melakukan penelitian akademik dan mengabdikan untuk penelitian pengembangan orang berbakat. Hal ini bertujuan untuk mempelajari masalah pada bakat perempuan, masalah perempuan tumbuh menjadi orang-orang berbakat, mempromosikan perkembangan perempuan berbakat dan memberikan peranan penuh dengan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi dan reformasi dan membuka China.


  •  Asosiasi Pengusaha Perempuan China.

Didirikan pada tahun 1985, Asosiasi Pengusaha Perempuan China memiliki 33 anggota kelompok dan lebih dari 7.000 orang anggota diseluruh provinsi, daerah otonom dan kota langsung dibawah Pemerintah Pusat, yang bertujuan untuk melayani hati dan jiwa pengusaha perempuan.


  •  Assosiasi Ilmuwan Perempuan China

Didirikan pada tahun 1985, Asosiasi Ilmuwan Perempuan China memiliki 2.000 anggota, bertujuan untuk meningkatkan pertukaran akademis dan mempromosikan saling pengertian dan hubungan bersahabat di antara para ulama wanita berbagai kalangan dalam dan luar negeri.


  •   Asosiasi Geologi Perempuan China.

Didirikan pada bulan Maret 1990, fungsi utama dari Asosiasi Geologi Perempuan China adalah untuk menyediakan ahli geologi perempuan dan ilmuwan dengan lebih banyak kemungkinan ilmiah dan pertukaran teknologi dan kerjasama dan untuk mempublikasikan peran perempuan di bidang geologi.


  •   Komite Federasi Pekerja Perempuan China-Serikat Buru.

Didirikan pada tanggal 5 Februari 1991, Buruh Perempuan Komite Federasi All China-Serikat Buruh adalah organisasi demokratis dan representatif bagi tenaga kerja wanita. Fungsi utama organisai ini untuk melindungi hak hukum perempuan pekerja dan minat khusus dan melakukan pekerjaan yang berbeda sesuai dengan karakteristik perempuan pekerja dan kehendak.


  • Assosiasi Walikota Perempuan

Didirikan pada bulan Maret 1991, Assosiasi Walikota Perempuan melalui berbagai kegiatan, mempelajari masalah umum yang terjadi pada walikota perempuan, mempublikasikan perempuan prestasi walikota dan membangun citra baik walikota perempuan, sehingga dapat meningkatkan kualitas walikota wanita secara keseluruhan dan mempromosikan pembangunan perkotaan.



  • Komite Perempuan Masyarakat untuk Kemajuan Daerah Base Revolusioner.

Didirikan pada tanggal 22 Maret 1991, Komite Perempuan Masyarakat untuk Kemajuan yang wilayah Revolusioner Base adalah departemen fungsional untuk bekerja pada perempuan didaerah basis revolusioner, yang bertujuan untuk melayani masyarakat di daerah basis revolusioner disegi material dan bangunan moral.


  • Assosiasi Pekerja Ilmiah dan Teknologi Perempuan China.

Didirikan pada tanggal 30 September 1993, Assosiasi Pekerja Ilmiah dan Teknologi Perempuan China adalah kelompok nirlaba yang diselenggarakan secara sukarela oleh perempuan dalam bidang ilmuan dan teknologi, serta perempuan yang peduli untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini bertujuan untuk mendorong dan mendukung pekerja wanita ilmiah dan teknologi untuk merawat dan berpartisipasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, ekonomi, politik dan masyarakat, bersatu perempuan pekerja ilmiah dan teknologi bersama-sama, memberikan bermain penuh untuk kemampuan mereka, dan meningkatkan kualitas mereka secara keseluruhan.


  • Assosiasi Pariwisata Perempuan China.

Didirikan pada tanggal 20 Januari, 1994, Assosiasi Pariwisata Perempuan China adalah sebagai asosiasi nasional bagi perempuan dalam industri pariwisata. Hal ini terdiri dari anggota mengelola perempuan dalam depatemen pariwisata dan departemen yang berhubungan dengan industri pariwisata, serta ahli perempuan dan sarjana yang melakukan penelitian tentang pariwisata.


  •  Assosiasi Perempuan Perencanaan Kota China.

Didirikan pada tanggal 8 Maret 1994, fungsi utama Assosiasi ini adalah untuk meningkatkan pertukaran akademis, mempromosikan teknologi maju, meningkatkan kemampuan profesional dalam perencana kota, mencerminkan pandangan dan saran.


  •  Asosiasi Hakim Perempuan China

Didirikan pada tanggal 7 Mei 1994, Asosiasi Hakim Perempun China  memiliki 29 anggota kelompok dan 17.528 individu anggota. Hal ini bertujuan untuk menyatukan hakim perempuan di China untuk belajar intensif tentang hukum, memperbesar pengetahuan, meningkatkan kualitas dan status hakim perempuan, mencerminkan suara hakim perempuan dan melindungi hak-hak dan kepentingan mereka yang sah. Hal ini juga mempublikasikan hukum dan menyediakan orang dengan layanan konseling pada hukum.


  • Asosiasi Procurators Perempuan China.

Didirikan pada tanggal 17 Nopember 1994, Asosiasi Procurators Perempuan China bertujuan untuk melakukan penelitian pada teori profesional dan isu praktek, meningkatkan kualitas belajar, memfasilitasi pertukaran pengalaman perempuan procurators dalam melaksanakan hukum, dan meningkatkan kualitas mereka sendiri. Ini memiliki 26.000 anggota saat ini.


  •    Asosiasi Fotografer Perempuan China.

Didirikan pada tanggal 18 April 1995, Asosiasi Fotografer Perempuan China adalah akademis kelompok massa terdiri dari fotografer profesional dan amatir perempuan. Hal utama memegang kegiatan pameran bagi para fotografer perempuan, penelitian akademik, profesional pelatihan dan pelayanan konseling, serta meningkatkan pertukaran dikalangan fotografer wanita
dari kedua rumah dan negara-negara lain. saat ini memiliki 243 anggota.


  •  Assosiasi Pengusaha Perempuan China.

Didirikan pada tanggal 25 Mei 1995, Asosiasi ini adalah asosiasi keanggotaan pengusaha perempuan seluruh China dalam bidang Industri dan Perdagangan. Anggotanya adalah seluruh wanita seperti presiden, manajer, direksi pabrik dan karyawan senior direkomendasikan oleh federasi lokal industri dan perdagangan. Saat ini memiliki 200 anggota.


  •  Assosiasi Dokter Wanita China.

Didirikan pada tanggal 6 Juli 1995, Assosiasi ini bertujuan untuk menyatukan perempuan pekerja medis untuk mengabdikan diri dalam program modernisasi, meningkatkan penelitian akademik obat-obatan, memperkuat saling pengertian, pertukaran dan kerjasama di antara perempuan kesehatan pekerja.